Sejarah Awal Islamisasi di Sulawesi

Pulau Sulawesi, http://d-maps.com
www.jogjadestination.comSejarah Awal Islamisasi di Sulawesi. Salah satu hubungan yang mengikat Tanah Air Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau-pulau besar atau pun kecil yang dipisahkan oleh laut dan selat-laut antara lain adalah hubungan perdagangan. Perdagangan mengambil peranan penting dalam menjalin sambung rasa di antara penduduk-penduduk di Indonesia. Teryata kepentingan-kepentingan ekonomi telah membawa pula ikatan yang lebih dalam yang pada suatu saat nanti akan membentuk kesatuan sebagai bangsa.

Melalui perdagangan pula terbentuklah ikatan kerohanian. Sambil berdagang pedagang-pedagang Islam juga berusaha untuk menyebarkan agamanya agar kekayaan rohani mereka dapat dinikmati oleh orang-orang yang mereka jumpai. Lebih khusus lagi ada orang-orang yang merasa terpanggil untuk menyediakan seluruh waktunya bagi pengembangan agama Islam. Mereka menjadi mubaligh-mubaligh Islam bagi sesama penduduk dan suku-suku di Indonesia yang belum mengenal Islam.

Proses Islamisasi di Sulawesi dapat dijelaskan melalui proses seperti diatas. Setelah Jawa, Sumatra dan Kalimantan diIslamkan, maka banyak pedagang dan mubaligh-mubaligh Islam dari pulau-pulau itu datang ke Sulawesi untuk menyiarkan agama di pulau itu. Dibandingkan dengan pulau-pulau lain di Indonesia, terytama pulau-pulau di bagian barat, datangnya Islam ke Sulaesi agak terlambat. Ketika Portugis datang untuk pertama kalinya di Sulawesi pada 1570 dijumpai bahwa masih sedikit sekali penduduknya yang memeluk Islam. Tome Pires mencatat bahwa sekitar 50 kerajaan di Sulawesi masih menyembah berhala.


Jelaslah bahwa Islam masuk ke Sulawesi secara damai. Islam berkembang melalui perdagangan dan para mubaligh atau orang-orang alim ulama. Pengembangan Islam melalui jalan kekerasan atau perang baru terjadi kemudian setelah terbentuknya kerajaan-kerajaan Islam di Sulawesi. Situasi politik yang kacau dan lemah akibat perang memberikan kesempatan kepada raja atau bangsawan menggunakan agama Islam sebagai alat politik untuk merebut kekuasaan. Terbentuknya kerajaan Islam yang baru sering diikuti pula peperangan terhadapa kerajaan yang belum Islam dalam rangka perluasan wilayah.

Meningkatnya peranan Sulawesi Selatan dalam perdagangan antar Indonesia pada abad ke 17, yakni sebagai bandar transito rempah-rempah anatara Malauku bagian Timur Indonesia dan Malaka di Indonesia bagian barat, membawa akibat semakin pesatnya perkembangan Islam di daerah Sulawesi Selatan tersebut. Berambah pesatnya perkembangan Islam di Sulawesi Selatan pada abad ke-17 menyebabkan terbentuknya kerajan-kerajaan Islam, yaitu:

a. Kerajaan Makassar,
b. Kerajaan Bugis, dan
c. kerajan-kerajaan Islam kecil lainnya.

SELANJUTNYA

0 Response to "Sejarah Awal Islamisasi di Sulawesi"