Fungsi Pengetahuan | Ilmu Alat Kekuasaan

Pengetahuan, http://www.dosenpendidikan.com
www.jogjadestination.comFungsi Pengetahuan | Ilmu Alat Kekuasaan. Manusia mempunyai rasa ingin tahu yang besar seklai, yang membedakan manusia dengan mahluk lainya. Itulah juga tanda bahwa kita manusia, jenis mamalia, yang berdiri tegak, dan berakal. Semua ras manusia mempunyai rasa ingin tahu yang sama besarnya. Dalam istilah antropologi, manusia disebut dengan homo sapiens (berfikir), yang sebelumnya ditandai dengan dua kaki (homo erectus). Jenis mahkluk lain, terutama manusia yang mendekati manusia. berdiri dan beraktifitas dengan empat kaki (binatang dengan empat jenis mamalia). Itu juga tanda bahwa spiesies manusia efektif dalam menyimpan energi dan mengembangkan pikiran (bonobo dan simpanse). Dengan begitu mereka mengembangkan pengetahuan, kebudayaan dan peradaban. Berjalan dua kaki, menggunkan tangan dan berfikir.

Dalam ilmu ketimuran, atau disebut Orientalisme (Orient: Timur dalam bahasa latin dan Perancis), kita berbicara manusia Eropa, manusia yang maju lebih dahulu pada era modern, yang memikirkan tentang manusia Timur. Tepatnya,  manusia Eropa pada era industrialisasi. Setelah kebangkitan Eropa yang bisa disebut dengan pencerahan, Aufklarung, atau Elighentenment (yaitu kebangkitan manusia Eropa yang ditandai dengan pemberontakan pada belenggu tradisional mereka, yaitu mitos, intitusional berupa gereja, dan ikatan tradisional mereka pada alam semesta), rasa ingin tahu manusia Eropa dikembangkan dengan pengetahuan dalam konteks industrialisasi. Dalam hal ini, jugamasih dalam kerangka revolusi industri, produk pangan dan ekonomimereka membluduk, tidak lagi bersetandar pada produksi tradisional, berupa cocok tanam, ternak, dan berdagang secara lokal.

Dalam semangat revolusi industri dan kemajuan persaingan yang lebih ketat di benua tua itu, manusia Eropa kala itu manusia Eropa mempunyai rasa penasaran yang sangat besar pada pengetahuan dan perkembangan ekonomi, tetapi juga keingin tahuan terhadap daerah baru, dunia baru, dan benua baru. Untuk itu, mereka mendatangi dengan berlayar ke Afrika, Asia, dan Amerika Latin. Dan jelas, Portugis, Inggris, dan Belanda mendatangi Nusantara, pulau-pulau yang nantinya pada akhir perang dunia dua disebut Indonesia.


Petualangan manusia Eropa mungkin motif pertama kali didorong oleh motif petualangan (rasa ingin tahu), lalu motif keuntungan secara materi (ekonomi), dalam pelancongan, pendudukan dan penjajahan (administrasi kekuasaan). Dan yang tidak kalah dasyatnya adalah motif kekuasaa, ini menjadi dasar teori kritis dalam kajian ketimuran dan kebaratan (orientalisme dan oksidentalisme). Kekuasaan ini ditopang oleh senjata(baik senjata fisik berupa teknologi  maupun senjata non fisik berupa pengetahuan). Senjata yang paling efektif dalam berperan dalam kekuasaan adalah pengetahuan, non fisik. Benar adanya pengetahuan lebih efektif, atau lebih penting, daripada senjata fisik itu sendiri berupa pistol, meriam, keris, dan bom (dalam menundukan musuh-mush dan menjajah Timur). Bahkan senjata fisik diciptakan berkat pengetahuan modern. Intinya, pengetahuan adalah kunci dan penompang utama unsur kekuasaan. Senjata itu semua berfungsi sebagai alat penyerang, pertahanan diri, dan pembunuh efektif. Untuk melakukan itu semua, dan bahkan mengembangakan berbaai jenis senjata, penegetahuanlah yang berperan. Secara gamblang dan sederhana pengetahuan telah melahirkan senjata, dan dengan pengetahuan pula senjata digunakan atau dioprasikan.


0 Response to "Fungsi Pengetahuan | Ilmu Alat Kekuasaan "