Permaslahan Sekaten Jogja 2017

Sekaten Jogja 2017, Dok pribadi
www.jogjadestination.com -- Permaslahan Sekaten Jogja 2017, Sekaten Jogja 2017 yang baru selesai digelar beberapa hari yang lalu tepatnya 10 Desember 2017 meninggalkan permaslahan-permaslahan dan kesan-kesan baik itu positif dan negatif.

Sekaten sendiri sejatinya merupakan acara mempringati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW pada setiap tanggal 5 bulan Maulid atau Mulud (kalender Jawa) Nama Sekaten, berasal dari kata syahadatain atau dua kalimat syahadat.

Sekaten Jogja Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) sudah menjadi agenda tahunan atau bisa disebut juga menjadi tradisi tahunan Pemerintah DIY. Tahun ini PMPS diselenggarakan selama satu bulan.

Permaslahan Sekaten sudah tidak bisa diindahkan ataupun dirahasiakan, sudah menjadi rahasia publik bahwa sekaten mempunyai permasalahan-permaslahan setiap tahunnya.

Disini kami akan sedikit menjabarkan permaslahn-permasalahn yang muncul dalam Sekaten Jogja 2017:

1. Berkesan Kotor dan Kumuh
Memang tidak menyalakan musim maupun cuaca, sudah menjadi rahasia umum memang, jika sekaten selalu digelar pada musim penghujan. Maka dari situlah permaslahan kotor dan kumuh itu muncul, karena notabenya tanah yang ditempati untuk sekaten tidak semuanya beralas wafing atau cor, kebanyakan semua beralas tanah liat biasa. Bukan hanya permaslahan tahun 2017 namun permaslahan ini muncul setiap tahun jika sekaten diguyur hujan deras.

2. Perizinan
Iya, sesuatu yang menarik mungkin untuk dibicarakan. Perizinan sekaten tahun ini hanyalah 20 hari dari tanggal 10 November sampai 30 November 2017, keterangan tentang surat izin ini sudah ditegaskan sendiri oleh pampel. Samapai-sampai orang yang membuat informasi salah dikarenakan teryata sekaten Jogja 2017 sampai tanggal 10 Desember 2017, begitupun kami salah menulis tentang penutupan sekaten tersebut. Lalu kenapa sekaten Jogja 2017 ini diperpanjang sampai 10 Desember 2017? setelah kami melakukan wawancara teryata alasan yang logis muncul dari para pampel "Iya mas diperpanjang dikarenakan dari tanggal 22 November sampai tanggal 29 Novemeber diguyur hujan yang cukup deras sehingga tidak mungkin membuka PMPS waktu hujan datang karena bisa dipastikan tidak akan ada peminatnya" Tegas Pampel.  Perpanjangan 10 hari itu diberi izin siapa pak? Masalah perizinan mereka mengaku diberikan perpanjangan oleh pihak perizinan selama 10 hari untuk mengganti hari-hari yang diguyur hujan tersebut. Memang hujan yang menguyur yogyakarta selama 7 hari itu cukup menimbulkan kesusahan yang cukup untuk masyarakat Jogja senndiri jadi masuk akal jika sekaten Jogja 2017 diperpanjang.


Dari hasil observasi dan penelittian kami, dua permaslahan pokok itu lah yang menjadi permaslahan. Jadi kami sebagai penginfo juga memintak maaf akan data yang tidak akurat tentang jadwal sekaten 2017 kemrin. Maka dari itu kami menerbitkan tulisan ini disamping untuk mengasih informasi juga untuk mengklarifikasi tulisan-tulisan kami yang sebelumnya.   

0 Response to "Permaslahan Sekaten Jogja 2017"