Pemuda Petiyin Tak Mau Ketinggalan Zaman!

Terop Pemuda Petiyin Gotong Royong Mendirikan, Dok Pribadi.
www.jogjadestination.com--Pemuda Petiyin Tak Mau Ketinggalan Zaman!

"Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia" ~Soekarno~.

Kata yang diucapkan Presiden RI ke-1 adalah kata mutiara yang cukup terkenal dan sangar makna.

Pemuda?  Pemuda adalah individu yang berada pada tahap yang progresif dan dinamis, sehingga kerap kali pada fase ini dikatakan sebagai usia yang produktif untuk melakukan berbagai bentukkegiatan, baik belajar, bekerja, dan lain sebagainya.

Taufik Abdullah : Pemuda adalah generasi dalam sebuah komunitas masyarakat untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Berbagai devinisi muncul tentang pemuda, para ahli mendevinisikan dengan berbagai ungkapn kata dan makna yang mencirikan identitas seorang pemuda. Pemuda akademis sering menyebutya sebgai agent of change ( Agen Perubahan), seperti yang dikemukakan diatas bahwa pemuda akan melakukan pembaharun-pembaharuan dan perubahan-perubahan baik itu positif atau negatif.

Oke, dalam kesempatan ini, konteks yang akan kita bahas adalah pemuda desa, di salah satu desa yang berada di Kabupaten Lamongan yaitu pemuda Desa Petiyin.

Jika anda saya ajukan pertanyan seperti ini: Bagaimana pendapat anda dengan pemuda petiyin?
Maslah hubungan sosial mungkin cukup bagus namun ada kelemahan di satu sisih, Apa itu? mereka kurang bersatu. "Tutur pemuda desa lain".

Bagaimana pendapat anda dengan pemuda petiyin?
Opo Mas! PETIYIN oh yooo akeh warung-warung hehehehe "Tutur Pak Tua dari desa sebelah"

Bagaimana pendapat anda dengan pemuda petiyin?
Sebuah pendukuhan (Dusun) dari Desa Takerharjo. "Tegas Pejabat Negara"

Iya, 3 komentar diatas adalah suatu fakta yang tidak bisa ditutupi lagi, dari ke-3 komentar tersebut saya simpulkan bahwa Petiyin berkesan sangat remeh dihdapan 3 orang tersebut, hanya 1 kalimat saja yang menyebutkan ada suatu hal positif, namun lainya adalah negatif. Memang semua itu sudah tidak menjadi rahasia publik bahwa Petiyin hanya terkenal karena hal-hal negatifnya saja.

Tapi itu adalah masa lalu. Sekarang bagaimana? kesan itu siap dihilangkan oleh para agent of change (pemuda perubahan) yang sudah mulai berfkir untuk menatap masa depan.

Sejarah ini dimualai sejak terbentuknya kesadaran pemuda bahwa kita harus berorganisasi untuk merealisasiakn progam kerja kita agar kesan kita dimata dunia tentunya tetangga desa melihat bahwa petiyin sudah tidak sama seeperti dulu lagi.

Kita disini tidak akan membahas sejarahnya karena akan membuang-buang waktu saja. Namun kita disini akan membahan tentang suatu gerakan pemuda (Petiyin) yang mempunyai visi misi dan proker untuk merubah Petiyin menuju lebih priode yang lenih baiak.

Merejka (Pemuda Petiyin) sudah membentuk organisasi-organisasi yang cukup mewadahi pemuda desanya, Organisasi-organisasi itu adalah sebagai berikut:

BACA JUGA: DESA PETIYIN

1. Karang Taruna:  Lewat jalan inilah para pemuda yang berlatarkan sosial mengembangkan fikiran dantenaganya untuk kemacuan desanya. Nama karang tarunanya adalah Tunas Harapan: makna tersebut mempunyai harapan yang cukup tinggi untuk menatap masa depan dan nama tersebut diberikan langsung oleh Kepala Desa untuk sebutan Karang Taruna Pemuda Petiyin, Walaupun surat izinya belum resmi keluar (proses) namun mereka sudah merealisasikan kerjanya secara defakto.

2. Forum Santri (FOS), Baru kemarin ini organsasi ini dibentuk namun program kerjanya sudah sangat luar biasa. Fos adalah suatu organisasi yang dibentuk untuk mewadahi para santri dan santri wati yang bergerak dibidang agama (Islam) untuk mengorganisasi para santri-satri yang ada di desa.

3. Setres Comunity  : Jika ada pernah mendengar kata Rascal, Rotor, Murka atau Kreator, maka Pemuda Petiyin mempunyai nama sendiri untuk perkumpulan pemudanya yang berlatar belakang sosial coro jowoe geng hehehe. Mungkin nama setres tidak setenar nama dari perkumpulan-perkumpulan geng yang ada diatas, Setres adalah suatu wadah pemuda yang menampung para pemuda yang berdomisili di Malaysia dan dirumah (Petiyin) untuk mengkordinasi menjadi suatu pemuda yang tak ketingalan zaman. Berbicara tetang geng mungkin tidak melulu tentang tawuran, anarkisme dan kenakalan. Namun pemuda setres ini berbeda dengan yang lain karena mereka adalah suatu organisasi yang selalu menyumbang dana atau pun tenanga jika ada suatu acara didesa tersebut.

4. Perspe (PSP) : Semua orang Solokuro, Dukun dan Karanggeneng tau bahwa Pemuda Petiyin mempunyai bakat-bakat dan talenta-talenta yang cukup baik di bidang sepak bola mungkin bisa dikatakan (Brazilnya Solokuro) karena selalu ada talenta yang muncul setiap tahunya. Persipe merupakan Persatuan sepak bola petiyin yang mewadahi setiap pemuda yang suka bermain bola dan berlatih setiap sore di lapangan Desa Petotin.

Mungkin ke-4 itu cukup mewakili Pemuda Petiyin untuk menatap masa depan agar tidak ketinggalan zaman untuk berfikir lebih maju, inofatif dan kreatif.

Itulah 4 cara Pemuda Petiyin agar mereka tidak ketinggalan zaman dan ESDM dari desa tetanga, mungkin kurang namun itu cukup mewakili keadaan pemuda yang ada di desa tersebut. Sekian Terimakasih.

0 Response to "Pemuda Petiyin Tak Mau Ketinggalan Zaman!"