Asal-Usul Ken Arok


Patung Ken Arok, Sumber:tirairana.files.wordpress.com
      Menurut Kitab Parraraton Ken Arok adalah penjelmaan kembali  sesorang yang pada waktu hidunya merupakan seseorang yang bertingkah laku tidak baik, tetapi karena ia sanggup dijadikan korban untuk dewa penjaga pintu, maka dia dapat kembali ke wisnubahwana. Ia dilahirkan di desa Pangkur, di sebelah timur gunung Kawi. Ibunnya bernama Ken Endok, istri seorang petani yang bernama Gajah Para, ketika waktu hendak Ken Endok mengirimkan makanan ke sawah, ia ditemui oleh seorang dewa di Tegal Lalateng, Sehingga akhirnnya Ken Endok mengandung, DewaBrahman berpesan agar ia sudah tidak lagi mengadakan pertemuan dengan suaminnya dan bayi yang di kandungnya kelak akan menjadi raja di pulau Jawa, bernama Ken Arok. Belum lima hari sejak pertemuan itu suaminnya meninggal.
      Setelah tiba saatnnya lahirlah bayi Ken Arok, dan kemudian dibuang ibunnya di sebuah kuburan. Bayi Ken Arok yang dibuang itu mempunyai keistimewaan memancarkan sinar. Secara kebetulan datanglah pencuri yang bernama Lembong, terlihat olehnnya sesuatu yang memancarkan sinar, lalu didekati olehnnya dan dia menemukan bayi yang sedang menanggis, dibawahlah bayi itu ke rumahnnya dan di jadikanlah ia anak angkat. Setelah dewasa ia mengembara di sebelah timur gunung kawi dengan penum petualangan sebagai pencuri, perampok, dan pemerkosa wanita. 
     Pada suatu saat Ken Arok diakui anak oleh seorang brahman yang bernama Danyang Loghawe, yang sengaja ke Jambudwipa ke jawa untuk mencari Ken Arok. Dengan perantara Danyang Loghawe di dapat di terima mengabdi kepada Tunggul Ametung, lalu dia tertarik dengan istrinya yang bernama Ken Dedes, pada suatu malam Ken Arok pun membunuh Tunggul Ametung, dengan sembilah keris buatan Mpu Gandring, namun konon keris buatan Mpu Gandring tersebut merupakan kutukan di kemudian hari secara turun temurun, Tunggul Ametung berhasil dibunuhnnya lalu ia pun memperisti Ken Dedes dan mengantikan kedudukan Tunggul Ametung sebagai akuwu Tumapel, semua tindakan Ken Arok itu dibiarkan saja oleh keluargga Tunggu Ametung dan rakyat Tumapel.
      dalam kitab Parraraton kita mengetahui pula bahwa Ken Arok dibunuh oleh Anusapati, (anak Ken Dedes dari Tunggul Ametung.) Dengan keris buatan Mpu Gandrin peristiwa tersebut terjadi pada tahun 1227 masehi, lalu Ken Arok dimakamkan di Kegenengan dalam bangunan Siwa Bud




Terima kasih sudah membaca Asal-Usul Ken Arok, semoga bermanfaat
                   

0 Response to "Asal-Usul Ken Arok"